248 Kepala Desa di Kalsel Tak Punya Kantor


Masih buruknya pelayanan pemerintah terhadap warga, ternyata tak lepas dari minimnya kantor desa yang representatif. Dari 1.851 desa dan 140 kelurahan di Kalimantan Selatan, ratusan daerah tidak mempunyai kantor desa.

Dari data Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kalsel, terdapat 248 desa yang tidak memiliki kantor desa. Jadi, selama ini perangkat desa pun banyak yang melakukan aktivitasnya di rumah masing-masing atau menumpang pada bangunan lain.

“Selain tidak punya kantor, ada beberapa desa yang kantornya dalam kondisi rusak dan tidak standar,” ucap Kepala BPMPD Kalsel, Maderiasnyah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10).

Dia menyebutkan, untuk yang rusak berat mencapai 214 kantor desa, rusak ringan ada 27 kantor dan 299 kantor desa lainnya termasuk kategori tidak standar atau tidak sesuai ukuran.

Masderiansyah mengatakan, untuk daerah yang paling banyak tidak terdapat kantor desa adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan. Sedangkan untuk yang rusak berat paling banyak ada di Balangan dan Kotabaru.

Selama ini, kata dia, untuk pembangunan dan perbaikan kantor desa tersebut ditanggung oleh tiga sumber dana. Yakni APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten dan kota. “Untuk perbaikan ratusan kantor kepala desa yang dalam kondisi rusak tersebut pada 2012 baru akan di usulkan perbaikan kepada pemerintah pusat,” kata dia.

Pada 2012 juga, imbuh dia, Kemendagri akan membantu dua unit contoh kantor desa standar di Kabupaten Tanahlaut dan Banjar.

“Kantor itu hanya dibantu fisik saja, sedangkan tanahnya dari desa
setempat. Untuk membangun kantor desa standar setidaknya memerlukan dana sekitar Rp 200 juta per unit,” cetusnya.

Disinggung mengenai dampak karena tidak adanya kantor desa itu, Masderiansyah menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat desa menjadi terganggu dan tidak lancar. “Tak jarang, rumah kepala desa jadi pusat pelayanan. Ada juga Sekretaris Desa yang numpang di Kantor Kelurahan. Itu beberapa bentuk keluhan mereka,” ungkap Masderiansyah.

Adapun di Tabalong terdapat desa yang tidak memiliki kantor. Bahkan ada pula yang rusak berat. Untuk jumlahnya, terdapat tiga desa yang belum memiliki kantor. Sedangkan 32 desa kantor perlu perlu perbaikan, ditambah 14 desa yang rusak berat. Dari 122 desa di Kabupaten Tabalong, yang sudah memilki kantor hanya 73 desa.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Zahirsyah Manuar, menambahkan, tiga desa tersebut adalah Desa Talan Kecamatan Benua Lawas, Hariang Kecamatan Benua Lawas dan Sungai Buluh Kecamatan Kelua.

Meski belum dilakukan pembangunan kantor desa, pihaknya berharap akan ada pembangunan kembali pada 2012 mendatang. Sehingga, kantor desa yang rusak dan yang belum ada, segera dibangun.

Sumber: Banjarmasin Post 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s