Pemetaan Desa untuk Atasi DBD


Untuk mengatasi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Utara. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) melaksanakan pemetaan melalui desa percontohan di kabupaten/kota.


“Kita sudah melakukan pertemuan dengan kabupaten/kota untuk membuat desa percontohan dalam pemberantasan sarang nyamuk melalui tokoh masyarakat dan masyarakatnya sendiri. jadi diharapkan masyarakat yang memberi ide seperti gotong royong, kita hanya memfasilitasinya saja,” jelas Kasi Bimbingan dan Pengendalian Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sumut, Sukarni,kepada tribun-medan.com, Rabu (26/10) di ruang kerjanya.

Dengan begitu, sebutnya, diharapkan masyarakat menyadari dan membiasakan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Adapun beberapa kabupaten/kota yang menjadi percontohan, yakni Asahan, Samosir, Siantar di triwulan III karena daerah ini tinggi kasus DBD. Sementara di triwulan IV nanti, ada di Medan dan Batubara.

Nantinya,  akan dilakukan evaluasi tiap bulan, sehingga masyarakat mengetahui bagaimana jumlah kasus tersebut di wilayahnya. Kemudian Pemkab dan Pemko diharapkan membuat daerah-daerah PSN, dan mengajak masyarakat berperan serta dalam pencegahan dan pemberantasan, agar kasus tersebut menurun atau tidak ada. Kecuali kasusnya impor, yakni penderita DBD dari daerah lain yang masuk ke daerah tak berpenyakit.

“Yang utama, mengubah perilaku masyarakat mencegah DBD dan PSN menjadi budaya. Merasa malu bila di tempatnya tak bersih,”tandasnya.***

Sumber: Tribun Medan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s