Badan Amil Zakat Infak dan Shodaqoh (Bazis) Gagas Desa Barokah


Badan Amil Zakat Infak dan Shodaqoh (Bazis) Kabupaten Karanganyar menggagas program ”Desa Barokah”. Target capaian program itu adalah mengentaskan warga miskin menjadi lebih sejahtera, berpendidikan, dan miliki akhlak mulia (beragama).

Dewan Pengawas Bazis Karanganyar, Iskandar mengatakan, program itu nantinya akan didanai melalui dana zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) yang selama ini dikelola Bazis Karanganyar. Dana itu dikumpulkan dari masyarakat, instansi dan berbagai lembaga lain di wilayah Karanganyar.

”Bazis ingin membuat langkah riil dalam pengentasan kemiskinan. Melalui Desa Barokah, nantinya bukan hanya pembinaan dan pendampingan menyangkut kesejahteraan, tapi juga ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan mental-spriritual,” katanya seusai Semiloka Pengembangan Desa Barokah di Aula Bank Jateng-Karanganyar, Kamis (24/11).

Dalam semiloka itu, dihadirkan pula Sekretaris Bappeda Karanganyar Ali Gufron, Kepala Puslitdesbangda-LPPM UNS (Dr Sutopo MS) dan Direktur Pelaksana Baznas (Teten Kustiawan). Kepala Kantor Kementrian Agama Karanganyar, H Juhdi Amin menambahkan, setiap tahun dana yang terkumpul di Bazis, melalui zakat infak dan sodaqoh tak kurang dari Rp 2 miliar/tahun.

Selama ini pentasarupan atau penyaluran dana tersebut dilakukan empat kali dalam setahun, dengan nilai masing-masing sekitar Rp 500 juta/periode, yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan. Nantinya, kalau Desa Barokah ini terealisasi maka warga miskin yang terpilih akan mendapatkan pendampingan, pembinaan dan bantuan dari Bazis melalui dana tersebut. ”Setiap keluarga miskin akan didampingi selama kurun 2-3 tahun. Bazis juga akan melakukan pengawasan perihal realisasi penggunaan dana,” jelasnya.

Sampai saat ini Bazis belum menentukan wilayah mana yang nantinya dijadikan proyek percontohan Desa Barokah. Juhdi Amin menyampaikan, pihaknya saat ini baru pada tahapan membuat syarat, kriteria, dan kondisi-situasi desa yang dibentuk sebagai Desa Barokah.

”Rencananya program diluncurkan pada 2012 mendatang, sehingga nantinya akan dibiayai melalui zakat infak dan sodaqoh yang terkumpul selama akhir 2011, hingga beberapa tahun ke depan. Doakan rencana ini terealisasi,” harap pengurus Bazis Karanganyar ini.

Sumber: Suara Merdeka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s